Pertolongan pertama sengatan ubur-ubur perlu dilakukan secara tepat dan tenang. Penanganan yang keliru justru dapat memicu pelepasan racun tambahan.

Tentakel ubur-ubur memiliki ribuan sel penyengat berukuran sangat kecil. Sel tersebut dapat menyuntikkan racun ketika menyentuh kulit manusia.

Sebagian besar sengatan hanya menyebabkan nyeri, kemerahan, gatal, atau bentol. Namun, beberapa korban bisa mengalami reaksi berat yang memerlukan bantuan medis.

Kenali Tanda Sengatan Ubur-Ubur

Korban biasanya merasakan sensasi terbakar atau tertusuk sesaat setelah menyentuh tentakel. Kulit juga dapat memperlihatkan garis kemerahan mengikuti bentuk tentakel.

Rasa gatal, bengkak, dan nyeri berdenyut mungkin muncul setelahnya. Tingkat keparahan bergantung pada jenis ubur-ubur dan luas kulit yang terkena.

Reaksi serius dapat menyebabkan mual, muntah, pusing, kejang, atau kesulitan bernapas. Segera cari bantuan medis apabila korban menunjukkan gejala tersebut.

Langkah Pertolongan Pertama Sengatan Ubur-Ubur

Pertama, bantu korban keluar dari air tanpa menyentuh tentakel secara langsung. Panggil staf resort, pemandu, atau petugas terlatih untuk memberikan bantuan.

Bilas bagian yang tersengat memakai air laut. Jangan memakai air tawar karena dapat memicu sel penyengat yang masih menempel.

Angkat sisa tentakel menggunakan pinset. Gunakan sarung tangan atau pelindung lain agar tangan penolong tidak ikut tersengat.

Rendam bagian yang sakit dalam air hangat bersuhu sekitar 40–45 derajat Celsius. Lakukan selama 20–45 menit tanpa membuat kulit melepuh.

Panduan Mayo Clinic juga menyarankan air hangat dan pengangkatan tentakel secara hati-hati. Hentikan perawatan mandiri jika kondisi korban memburuk.

Hindari Cara Penanganan yang Keliru

Jangan mengencingi bagian yang tersengat karena cara tersebut tidak terbukti membantu. Urine justru berpotensi memperburuk pelepasan racun.

Jangan menggosok kulit memakai pasir, handuk, atau tangan kosong. Gesekan dapat memecahkan sel penyengat yang belum aktif.

Hindari penggunaan alkohol, amonia, atau pelunak daging. Jangan pula menempelkan es langsung sebelum memperoleh arahan tenaga kesehatan.

Penggunaan cuka bergantung pada jenis ubur-ubur. Cuka membantu pada jenis tertentu, tetapi dapat memperburuk sengatan jenis lainnya.

Karena wisatawan mungkin sulit mengenali spesiesnya, mintalah arahan petugas lokal sebelum menggunakan cuka. Fokuskan penanganan awal pada air laut dan air hangat.

Kapan Korban Membutuhkan Bantuan Medis

Segera cari bantuan medis ketika korban mengalami sesak napas, nyeri dada, muntah, atau kehilangan kesadaran. Bengkak luas dan kejang juga termasuk kondisi darurat.

Korban anak-anak, lansia, dan penderita alergi memerlukan pengawasan lebih ketat. Area sengatan yang luas juga meningkatkan risiko reaksi berat.

Lakukan resusitasi jantung paru jika korban tidak bernapas dan penolong telah terlatih. Minta orang lain segera menghubungi layanan darurat.

Tetap Waspada Saat Beraktivitas di Laut

Periksa keadaan air sebelum berenang atau snorkeling di sekitar Pulau Tidung. Tanyakan kondisi terkini kepada staf atau pemandu Tidung Lagoon.

Gunakan rashguard atau pakaian renang tertutup untuk mengurangi kontak langsung. Jangan menyentuh ubur-ubur yang mengapung maupun terdampar di pantai.

Tidung Lagoon menawarkan pengalaman menginap dan beraktivitas tepat di atas laut. Kewaspadaan serta pengetahuan pertolongan pertama sengatan ubur-ubur membantu wisatawan menikmati liburan dengan lebih aman.