Tips memilih sunscreen penting sebelum melakukan aktivitas luar ruangan, terutama ketika berwisata ke kawasan pantai dan pulau. Paparan sinar matahari dapat berlangsung cukup lama ketika bermain di pantai atau berkeliling pulau.
Namun, banyaknya istilah seperti mineral, chemical, SPF, dan broad spectrum sering membuat pemilihan sunscreen terasa rumit. Belum lagi informasi mengenai beberapa bahan sunscreen yang sering dianggap berbahaya.
Tidak semua klaim tersebut memiliki dasar yang sama kuat. Cara terbaik memilih sunscreen adalah memahami bahan aktif, perlindungan yang diberikan, serta kondisi kulit penggunanya.
Tips Memilih Sunscreen Berdasarkan Perlindungannya
Periksa label sebelum melihat klaim lain pada kemasan. American Academy of Dermatology menyarankan sunscreen dengan SPF minimal 30, broad spectrum, dan ketahanan terhadap air.
Broad spectrum berarti produk memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB. UVA berkaitan dengan penuaan kulit, sedangkan UVB berperan besar dalam terjadinya kulit terbakar.
Untuk aktivitas wisata seperti berenang dan bermain di pantai, cari keterangan water resistant. Namun, label tersebut tidak berarti sunscreen akan bertahan sepanjang hari di dalam air.
AAD menyarankan penggunaan ulang sekitar setiap dua jam. Pengguna juga perlu mengaplikasikannya kembali setelah berenang, berkeringat, atau mengeringkan tubuh menggunakan handuk.
Mineral Sunscreen atau Chemical Sunscreen
Mineral sunscreen umumnya menggunakan zinc oxide, titanium dioxide, atau keduanya sebagai bahan aktif. FDA memiliki data keselamatan yang cukup untuk mengusulkan kedua bahan tersebut sebagai GRASE dalam kondisi penggunaan yang ditentukan.
GRASE merupakan singkatan dari Generally Recognized as Safe and Effective. Dalam usulan FDA tersebut, zinc oxide dan titanium dioxide mendapat status ini hingga konsentrasi 25 persen.
AAD juga menyarankan mineral sunscreen bagi orang dengan kulit sensitif. Zinc oxide dan titanium dioxide cenderung menimbulkan lebih sedikit iritasi pada kulit sensitif.
Chemical sunscreen menggunakan bahan aktif selain kedua mineral tersebut. Produk dalam kelompok ini tetap dapat memberikan perlindungan efektif jika memiliki SPF memadai dan perlindungan broad spectrum.
Bahan Sunscreen yang Perlu Dihindari
Bagian ini memerlukan perhatian karena istilah bahan berbahaya sering muncul tanpa konteks. FDA tidak menyatakan semua bahan chemical sunscreen berbahaya.
Dalam proposed order FDA, PABA atau aminobenzoic acid dan trolamine salicylate mendapat usulan status tidak GRASE karena masalah keselamatan. PABA memiliki kaitan dengan reaksi alergi dan fotoalergi pada kulit.
Sementara itu, FDA memasukkan beberapa bahan lain ke kelompok yang masih membutuhkan data tambahan. Kelompok tersebut mencakup oxybenzone, octinoxate, octocrylene, homosalate, octisalate, dan avobenzone.
Status membutuhkan data tambahan tidak berarti bahan tersebut terbukti berbahaya. FDA secara khusus menjelaskan bahwa kekurangan data untuk penetapan GRASE bukan kesimpulan bahwa bahan tersebut tidak aman.
Karena itu, konsumen sebaiknya tidak langsung membuang sunscreen hanya karena menemukan nama oxybenzone atau avobenzone. Informasi mengenai bahan aktif harus dibaca bersama penilaian regulator dan kondisi masing-masing pengguna.
Tips Memilih Sunscreen untuk Kulit Sensitif
Orang dengan kulit sensitif dapat mempertimbangkan sunscreen berbahan zinc oxide atau titanium dioxide. AAD juga menyarankan pilihan tersebut ketika sunscreen terasa menyengat atau membakar kulit.
Perhatikan pula kandungan fragrance atau pewangi. AAD menyarankan orang dengan kulit sensitif dan rentan alergi menghindari produk dengan fragrance.
Sunscreen mineral memang dapat meninggalkan lapisan putih pada beberapa warna kulit. Pengguna dapat mempertimbangkan mineral sunscreen berwarna atau tinted untuk mengurangi efek tersebut.
Jika kulit memiliki penyakit tertentu atau sering mengalami reaksi setelah memakai sunscreen, konsultasikan pilihan produk kepada dokter kulit. Kondisi kulit setiap orang dapat membutuhkan pertimbangan berbeda.
Sunscreen untuk Aktivitas Wisata Pulau Tidung
Wisata Pulau Tidung dapat melibatkan banyak aktivitas terbuka, mulai dari berjalan di sekitar pulau hingga menikmati kawasan pantai. Karena itu, perlindungan matahari perlu masuk dalam daftar perlengkapan perjalanan.
Jika berencana menikmati aktivitas luar ruangan selama menginap di Tidung Lagoon, pilih sunscreen SPF 30 atau lebih tinggi. Cari pula perlindungan broad spectrum dan water resistant untuk kegiatan dekat laut.
Jangan mengandalkan sunscreen sebagai satu-satunya perlindungan. AAD tetap menyarankan penggunaan pakaian pelindung, kacamata dengan perlindungan UV, topi, dan tempat teduh.
Pengunjung juga perlu membawa sunscreen dalam jumlah cukup agar dapat melakukan aplikasi ulang. Kebiasaan tersebut jauh lebih penting daripada mengejar angka SPF sangat tinggi tetapi mengoleskannya hanya sekali.
Pada akhirnya, tips memilih sunscreen tidak perlu berangkat dari ketakutan terhadap daftar bahan kimia. Periksa SPF, broad spectrum, ketahanan air, bahan aktif, izin edar, dan kecocokannya dengan kondisi kulit.

