Aktivitas wajib di Tidung memang tergantung orang. Akan tetapi, kalau sudah sampai ke Pulau Tidung, yang pasti kita tidak mau mencari apa yang 'terlalu banyak' di Jakarta, yaitu keramaian, hiruk pikuk, keberisingan. Memang secara logika kalau mau wisata, tapi tempat tidak lebih baik, itu bukan namanya wisata. Contohnya saja kalau tempatnya tidak lebih baik lain dari yang di rumah, untuk apa saya kesana bukan?


Opini kebanyakan pengunjung bila ada di Pulau adalah:

Menikmati Indahnya laut:

Kalau sudah sampai di pulau tapi tidak dapat menikmati laut, untuk apa saya ke pulau? Ini bisa terjadi karena beberapa faktor:

(1) Kalau pulaunya tidak lagi mempunyai laut indah (air yang bening, pasir yang putih dan bersih).

(2) Susunan rumah yang menghalangi pemandangan laut yang indah. Ini sering terjadi kalau sudah terlalu banyak warga yang membangun lapaknya dengan sembarang sehingga jadi tidak rapi dan apik.

(3) Sampah ini selalu masalah yang terutama. Lihat saja kotornya air laut di ancol dan sekitarnya. Sampai baling-baling kapal sering tersangkut sampah dan jadi berhenti.

(4) Keramahtamahan penduduk setempat. Contohnya saja Pulau Bali yang sangat tersohor hingga dunia jauh.ini juga disebabkan karena penduduk setempat yang begitu ramah terhadap turis.


Menikmati Suasana Pulau:

kalau suasana sumpek, ramai dan berisik, untuk apa kita ke pulau. Apa tidak lebih baik di rumah saja? Ada kalanya homestay itu seperti tinggal di kampung, dengan gang yang sempit, dan lalu lalang orang didepan homestay. Sehingga mengurangi kenikmatan kita di pulau.


Menikmati Makanan Khas Pulau:

Sudah barang tentu dimana kita wisata, disitu kita ingin makanan yang enak2. Kalau sudah sampai di pulau, masa kita tidak mencicipi ikan segar, udang hidup, cumi, dll? Sayang bukan? Memang karena banyaknya paket2 yang intinya HEMAT dan MURAH, sehingga hukum ekonomi juga menendang. Sehingga paket2 tersebut makanannya hanya nasi kotak?Wah... payah!


Menikmati Pantai:

Suasana pantai itu memang tiada duanya. Pulau Tidung memang mempunyai pantai yang putih, bersih, dan ombak cukup tenang. Sehingga sangat ideal untuk jalan-jalan di pantai sambil melihat kerang, kepiting, dan biota lainnya.


Menikmati Fellowship:

dengan suasana yang bangus, tempat yang indah, tentunya membuat suasana hati kita lebih tentram. Tentunya apabila kita datang bersama teman-teman, maka semuanya akan merangkai menjadi suatu fellowship yang indah dan tidak akan terlupakan


Menikmati Sunset dan Sunrise:

Melihat matahari terbit dan juga matahari tenggelam merupakan suatu keharusan kalau sudah berada di pulau Tidung. Akan tetapi sayangnya tidak selalu semua tempat dapat melihat suasana yang begitu indah itu dari penginapan – berhubung karena tidak ada pandangan bebas ke matahari. Sehingga Anda harus berjalan jauh untuk menyongsong matahari terbit maupun tenggelam. Akan tetapi di Tidung Lagoon, matahari terbit maupun matahari tenggelam akan pas di jendela kamar Anda. Sehingga saatnya tiba, Anda cukup siap-siap dengan kamera.

  • 15/07/2015
  • aktivitas